Judul: Idul Adha: Tauhid, Keikhlasan, dan Kepedulian Sosial di Tengah Kehidupan Modern
Penulis: Akhmad Shunhaji
Penerbit: Diva Pustaka
Sinopsis:
Idul Adha sering dipahami hanya sebagai hari raya kurban: ada salat id, ada penyembelihan hewan, ada pembagian daging, lalu selesai. Padahal, di balik semua itu, Idul Adha menyimpan pesan yang jauh lebih dalam, la bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan panggilan untuk kembali menata hati, meluruskan arah hidup, dan menghidupkan lagi makna penghambaan kepada Allah.
Buku ini mengajak pembaca melihat Idul Adha dari sudut yang lebih utuh: sebagai pelajaran tentang tauhid, ketaatan, keikhlasan, pengorbanan, pendidikan jiwa, kepedulian sosial, hingga pembentukan keluarga dan generasi. Dengan menelusuri kisah agung Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, dan Siti Hajar, buku ini menunjukkan bahwa kurban bukan pertama-tama soal hewan yang disembelih, tetapi soal ego yang harus ditundukkan, cinta dunia yang harus ditata, dan hati yang harus kernbali tunduk kopada Allah.
Di tengah dunia modern yang dipenuhi materialisme, pencitraan, Individualisme, krisis keluarga, dan ketimpangan sosial, Idul Adha justru terasa semakin relevan. Buku ini tidak hanya menjelaskan makna teologis dan ruhani idul Adha, tetapi juga mengajak pembaca membaca secara kritis bagaimana hari raya ini sering direduksi menjadi seremoni, simbol status, ataurutinitas tanpa perubahan batin.
Ditulis dengan bahasa yang mengalir, reflektif, dan membumi, buku ini mengajak kita bertanya dengan jujur: apakah kita benar-benar berkurban, atau hanya mengulang ritual? apakah yang kita sembelih hanya hewan, atau juga ego, gengsi, dan keterikatan yang menjauhkan kita dari Allah?
Buku ini bukan hanya untuk dibaca menjelang Idul Adha, tetapi untuk direnungkan sepanjang waktu karona pada akhirnya, Idul Adha adalah tentang bagaimana manusia belajar menjadi hamba yang lebih jujur, lebih ikhlas, dan lebih peduli.
Cetakan Pertama: April 2026




