Tahta, Harta Dan Wanita: Dalam Pandangan Seorang Amiruddin Tamoereka (At) Dari Perspektif Iman, Ilmu, Dan Amal
Penulis
Dr. Syarif Makmur, Bsc., S.IP., M.Si.
Sinopsis
Dalam lembaran sejarah kepemimpinan di tanah Banggai, nama Amiruddin Tamoereka (AT) bukan sekadar tercatat sebagai Bupati yang terpilih dua kali berturut-turut-Pilkada 2020 dan Pilkada 2024-tetapi juga terpatri sebagai sosok pemimpin yang menapaki medan kehidupan dengan badai ujian yang tak biasa. Di saat banyak pemimpin tunduk oleh godaan tahta, harta, dan wanita, AT justru menjadikan tiga hal itu sebagai cermin ujian keimanan, keilmuan, dan pengamalan hidup.
Lelaki yang dikenal sederhana namun berani ini harus menelan isu panas dan cibiran publik tentang status poligami yang terang-terangan diakui: tiga istri, tanpa sembunyi, tanpa manipulasi. Namun ia memilih jalan jujur daripada berpura-pura, karena menurutnya, lebih baik terang dalam akhlak daripada gelap dalam kemunafikan. Di tengah para elite yang hidup dalam bayang-bayang skandal dan relasi gelap, AT menampilkan sikap ksatria-menghadapi badai dengan dada terbuka dan kepala tegak.
Buku ini bukan sekadar biografi politik, la adalah refleksi jiwa seorang pemimpin yang diuji oleh gemerlap dunia namun memilih berjalan dengan iman, memimpin dengan ilmu, dan bertindak dengan amal. Melalui kisah-kisah nyata perjuangan politiknya, ujian rumah tangganya, hingga fitnah dan badai yang mencoba menumbangkannya, kita diajak untuk merenung: apa makna sebenarnya dari tahta, harta, dan wanita dalam hidup seorang pemimpin?
AT bukanlah malaikat, tapi ia juga bukan sekadar pejabat biasa. la adalah cermin dari sosok manusia yang bertarung, jatuh, bangkit, dan terus melangkah-bukan demi nama, tapi demi amanah. Inilah kisah tentang keberanian untuk jujur, kekuatan untuk setia, dan iman untuk tetap lurus di jalan yang bengkok.
Cetakan Pertama : Juli 2025



