Memahami Fase Perjalanan Hidup Manusia
Penulis
H. Acim Supriadi, S.E., M.M.
Sinopsis
Memahami Fase Perjalanan Hidup Manusia (Masa yang Akan Datang) untuk Menggapai Ridho Allah”. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami dan merenungi perjalanan hidup manusia – masa yang akan datang-menuju alam keabadian (Surga dan, atau Neraka) dari perspektif spiritual dengan tujuan akhir mencapai ridho Allah dan karunia-Nya. Serta senantiasa berusaha meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT; Kapan dan di manapun berada dengan sikap ridho, ikhlas agar mendapat Ridho Allah dan karunia-Nya (Surga).
Di mana (dalam Buku I), ketika manusia meninggalkan dunia yang fana atau ketika menuai kematiannya memiliki dua potensi keadaan (kondisi) yaitu: keadaan (kondisi) ‘Husnul Khatimah’dan keadaan (kondisi) ‘Su’ul Khatimah’, Potensi pertama: Mati dalam Keadaan (kondisi) Husnul Khatimah, mati dalam keadaan baik yaitu mati dalam keadaan beriman serta beramal shaleh di sisi Allah SWT. Kondisi ini merupakan hasil aktivitas perjalanan hidup manusia di Alam Dunia (baik hablum minallah maupun hablum minannas) menjadi manusia yang beruntung: Dengan didasari niat yang ikhlas karena Allah Ta’ala (dalam melaksanakan): Iman, Amal Shaleh, Menasihati dalam hak (kebenaran) dan Saling berwasiat dalam kesabaran (QS al-Ashr (103): 13). Sedangkan potensi kedua; Mati dalam keadaan (kondisi) Su’ul Khatimah, mati dalam keadaan buruk/durhaka kepada Allah. Yaitu mati dalam keadaan tidak beriman atau durhaka kepada Allah SWT. (tidak sempat bertobot) hingga tidak ada kesempatan masuk surga. Kondisi ini merupakan hasil aktivitas perjalanan hidup manusia di dunia, menjadi manusia yang merugi; Dalam keadaan (Kafir, Musyrik, Munafik dan Fasik).
Kedua keadaan (kondisi) ini akan berimbas atau memiliki hubungan korelasi dengan ‘Fase Perjalanan Hidup Manusia (Masa yang Akan Datang), yang secara kronologis akan dibahas mulai dari Fase Alam Barzakh (Kubur). Yaumul Akhir (Kiamat), Yaumul Baats (Hari kebangkitan). Alam Mahsyar (Tempat berkumpulnya manusia menjelang perhitungan amal perbuatan), Hisab (Hari perhitungan amal), hingga persinggahan akhir di Alam Keabdadian (Surga dan Neraka).
Cetakan Pertama : Juli 2025




