Punya pertanyaan? Hubungi Kami

Konsep Pengajaran Kelahiran Kembali dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Rohani Jemaat Gereja

Rp77,000.00

Kategori:

Judul Buku :
Konsep Pengajaran Kelahiran Kembali dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Rohani Jemaat Gereja

Penulis :
Paulus Sentot Purwoko, David Ming

ISBN : 978-623-8039-79-1
Cetakan Pertama : Maret 2023
Ukuran Buku : 15 x 23 cm (UNESCO)
Jumlah Halaman : 150 Halaman
Penerbit : Diva Pustaka

Sinopsis :
Pemaparan atau pengajaran Tuhan Yesus tentang kelahiran kembali merupakan bagian terpenting dalam kehidupan. Salah satu penekanan yang penting dalam Alkitab secara khusus dalam Perjanjian Baru adalah “kelahiran kembali”. Secara Spesifik, Injil Yohanes memberikan data yang akurat tentang hal tersebut karena di dalamnya terdapat penjelasan dan penekanan Tuhan Yesus dan Penulis Injil Yohanes, yaitu Rasul Yohanes. Dalam Injil Yohanes dijelaskan bahwa hal kelahiran kembali adalah keharusan mutlak bagi setiap orang agar dapat masuk ke dalam kerajaan Allah. Sehingga, tiap orang percaya karena menyangkut bagaimana orang Kristen dapat melihat Kerajaan Allah. Dalam mengkaji dan merumuskan kembali mengenai “Pengajaran Tuhan Yesus tentang Kelahiran kembali”, agar dapat dengan mudah dipahami dan diterapkan oleh setiap jemaat Tuhan, hal ini penting karena banyak gereja yang kurang menekankan pengajaran tentang kelahiran kembali sehingga banyak jemaat yang tidak mengerti, tidak dapat hidup sebagai orang yang telah lahir baru di dalam Kristus, serta kecenderungan ketidakmengertian tentang kelahiran kembali membawa pengaruh negatif pada pertumbuhan rohani jemaat. Oleh karena itu, menyampaikan “Pengajaran Tuhan Yesus tentang Kelahiran kembali” dapat motivasi jemaat Gereja yang datang beribadah ke gereja bukan karena bentuk tanggungjawab sebagai orang yang sudah lahir baru tetapi karena sebuah kewajiban sebagai orang Kristen untuk datang ke gereja.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Konsep Pengajaran Kelahiran Kembali dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Rohani Jemaat Gereja”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *